Rabu, 30 Desember 2015

Sejarah Awal Mula Munculnya Parfum


Sejarah Awal Mula Munculnya Parfum - Dalam kehidupan sehari-hari pasti tidak asing lagi bila kita mendengar kata-kata parfum,Apalagi saat sekarang ini banyak sekali parfum dengan berbagai macam aroma yang ditawarkan baik untuk lelaki dan wanita ataupun untuk keduanya yang saat ini telah banyak tersebar di pasaran,Sejarah parfum itu sendiri sudah ada sejak zaman Mesopotamia kuno kira-kira sekitar lebih dari 4000 tahun yang lalu.
 
Zaman dahulu kala orang-orang menggunakan tanaman herbal serta  rempah-rempah beserta bunga dan dicampurkan menjadi satu untuk membuat wewangian. Dan selanjutnya pada pertengahan abad ke 15 parfum mulai dicampur minyak dan alkohol.Parfum sendiri baru mengalami kemajuan yang cukup pesat pada kira-kira abad ke 18 dengan munculnya berbagai macam aroma wewangian dan botol-botol yang indah dan beraneka ragam.
 
Sejak ribuan tahun yang lalu parfum sudah dikenal,kata "parfum" itu sendiri asal mulanya berasal dari bahasa Latin “per fume” yang artinya "melalui asap". Salah satu kegunaan parfum pada mulanya berupa bentuk pembakaran dupa dan herbal aromatik yang digunakan dalam pelayanan keagamaan.
 
Pada masa itu parfum juga seringkali untuk aromatic gums, kemenyan dan mur,yang  dikumpulkan dari pohon. Sedang yang pertama memasukkan parfum ke budaya mereka adalah Mesir diikuti oleh Cina kuno, Hindu, Israel, Carthaginians, Arab, Yunani, dan Romawi. Botol parfum pun penggunaan pertama kalinya bermula dari Mesir sekitar 1000 SM. Mesir menemukan kaca untuk penggunaan umum seperti  gelas dan botol parfum.
 
Seni membuat parfum pertama kali dimulai pada sejak era Mesopotamio dan Mesir kuno yang tentunya memakan proses pembuatan yang cukup lama karena merupakan parfum original  yang kemudian disempurnakan oleh bangsa Romawi dan Persia. Meskipun parfum dan wewangian juga dapat ditemukan di India pada saat itu, namun kebanyakan parfum dan wewangian tersebut berbentuk dupa bukanya parfum cair.
 
Pembuat parfum original pertama adalah seorang wanita yang bernama Tapputi yang berasal dari  Mesopotamia pada SM milinium ke-2.Parfum yang diciptakan Tapputi diolah dari hasil penyulingan dari bunga, minyak dan calamus dengan aromatic lain yang dilakukan beberapa kali dan parfum hasil ciptaannya disebut tablet runcing.
 
Dari negara Arab Ahli kimia yang bernama Al-Kindi menuliskan sebuah buku yang diberi judul ‘Book of the Chemistry of Perfume and Distillations’ (Buku Kimia dan Penyulingan Parfum) yang membahas mengenai parfum original. Buku ini dibuat pada abad ke-9. Buku ini berisi lebih dari 100 resep-resep minyak wangi, aromatik cair, salep, dan obat. Selain berisi tentang  resep-resep, buku ini juga menggambarkan 107 metode dan resep untuk pembuatan parfum serta peralatan yang dibutuhkan.
 
Di negara Persia pun tidak ketinggalan. Alhli kimia Persia yang namanya sudah tidak asing lagi Ibnu Sina juga memperkenalkan proses ekstraksi minyak dari bunga dengan cara distilasi atau penyulingan yang digunakan hingga sekarang. Sebelum ditemukanya cara ini, kebanyakan parfum original dengan aroma bunga dibuat dengan cara memasukan kelopak bunga yang sudah dihancurkan atau ditumbuk.
 
Para arkeolog pada tahun 2005 di daerah Pyrgos,Cyprus menemukan parfum original yang dianggap sebagai parfum tertua di dunia.Mereka menemukan bahwa parfum zaman dahulu dibuat dengan menggunakan bahan herbal dan rempah-rempah dan mereka yakin bahwa parfum ini dibuat pada 4.000 tahun silam.
 
Pada tahun 1221 Seni pembuatan parfum original pada akhirnya dikenal oleh negara -negara Eropa barat, Para biarawati dari Santa Maria delle Vigne atau Santa Maria Novella di Florence Italia berhasil membuat resep parfum dan pada tahun 1370 di timur negara Hungaria atas perintah Ratu Elizabeth, Hungaria memproduksi parfum dengan campuran alkohol. Parfum ini kemudian dikenal sebagai ‘Hungary Water’ atau air Hungaria.
 
Semua seni pembuatan parfum original Italia mulai dibawa ke Perancis pada abad ke-16 oleh pembuat parfum Catherine de’ Medici yang bernama Rene (Renato il fiorentino).Kemudian Rene meneliti dan membuat parfum untuk negara Perancis berdasarkan bahan dan resep yang telah diperoleh dan dibawa dari Italia. Dia kemudian membangun jalan rahasia yang menghubungkan apartemennya dengan laboratorium tempat dia melakukan penelitian sehingga tidak ada resep yang bisa dicuri selama perjalanan pulang pergi. Berkat dia pula  Perancis sekarang telah bertumbuh dengan cepat dan pesat menjadi pusat penghasil parfum dan kosmetik.
 
Parfum original merupakan salah satu mata pencarian utama bagi negara Perancis,Oleh sebab itu pada abad ke-14 di negara bagian selatan Perancis memulai membudidayakan bunga sebagai esensi parfum. Dan antara abad 16-17, parfum original banyak digunakan oleh orang-orang kaya untuk menutupi bau badan dikarenakan mereka jarang mandi.
 
Dari Perancis sekarang menuju ke negara Jerman. Seorang tukang cukur di negara Jerman  berkebangsaan italia yang bernama Giovanni Paolo Feminis pada tahun 1732  berhasil menciptakan parfum original cair yang dinamai “Aqua Admirabilis” yang Sekarang “Aqua Admirabilis” telah banyak dikenal dengan nama “Eau de Cologne”.
 
Dan pada saat sekarang ini parfum sudah memasyarakat dan telah menjadi suatu kebutuhan yang termasuk penting di kalangan masyarakat moderen, Dengan seiring perkembangan zaman, pabrik-pabrik parfum jadi maupun parfum bibit (biang) yang biasa disebut dengan parfum refill pun sudah sangat banyak dan berdiri di berbagai negara eropa, yang pemasaranya pun sudah mendunia.

HC-Gerak
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di hobiparfum.com

0 komentar:

Posting Komentar